Aku Super Kaya, Jadi Wajar Kalau Aku Brengsek
Baca online komik I’m a Super Rich Guy, So It’s Reasonable For Me to Be a Scumbag Bahasa Indonesia. Manhua I’m a Super Rich Guy, So It’s Reasonable For Me to Be a Scumbag terbaru dan terlengkap bisa kamu baca gratis di Komiku.
Raka Pratama, 22 tahun, tiba-tiba mewarisi kerajaan bisnis ayahnya. Di mata publik, ia menikmati label cowok super kaya yang bebas buang uang dan mempermainkan perasaan. Gaya bad boy dan aksi flex jadi tameng untuk menolak kedekatan siapa pun. Namun ketika sebuah skandal investasi dan seorang pendiri startup idealis bernama Naya menolak bantuan uangnya, citra yang selama ini ia banggakan mulai berbalik jadi beban. Untuk menyelamatkan perusahaannya sekaligus membuktikan bahwa dirinya lebih dari sekadar headline, Raka menantang diri membangun proyek sosial berisiko tinggi sembari memutar otak menghadapi dewan direksi yang oportunis, paparazi, dan cancel culture. Di tengah intrik bisnis, persahabatan, dan benih romansa yang tak selalu nyaman, ia perlahan mempertanyakan premis wajar jadi brengsek dan belajar bahwa tanggung jawab bukan bisa dibeli, melainkan dibuktikan.
Pilih chapter pada tabel di bawah untuk mulai membaca Komik I’m a Super Rich Guy, So It’s Reasonable For Me to Be a Scumbag.
Tidak ada chapter yang cocok.
Raka Pratama, 22 tahun, tiba-tiba mewarisi kerajaan bisnis ayahnya. Di mata publik, ia menikmati label cowok super kaya yang bebas buang uang dan mempermainkan perasaan. Gaya bad boy dan aksi flex jadi tameng untuk menolak kedekatan siapa pun. Namun ketika sebuah skandal investasi dan seorang pendiri startup idealis bernama Naya menolak bantuan uangnya, citra yang selama ini ia banggakan mulai berbalik jadi beban. Untuk menyelamatkan perusahaannya sekaligus membuktikan bahwa dirinya lebih dari sekadar headline, Raka menantang diri membangun proyek sosial berisiko tinggi sembari memutar otak menghadapi dewan direksi yang oportunis, paparazi, dan cancel culture. Di tengah intrik bisnis, persahabatan, dan benih romansa yang tak selalu nyaman, ia perlahan mempertanyakan premis wajar jadi brengsek dan belajar bahwa tanggung jawab bukan bisa dibeli, melainkan dibuktikan.