Masa Sang Monster Buta
Baca online komik Time of the Blind Beast Bahasa Indonesia. Manhwa Time of the Blind Beast terbaru dan terlengkap bisa kamu baca gratis di Komiku.
Di sebuah kota yang jam menaranya berdetak tak wajar, hari-hari sering terulang seperti rekaman yang macet. Nara, magang pembuat jam, menyadari kakaknya menghilang di sela lipatan waktu yang ganjil. Jejak terakhirnya adalah cetak biru beraksara braille yang menyiratkan keberadaan Monster Buta, makhluk kuno yang memakan memori untuk menjaga keseimbangan waktu. Saat penduduk mulai lupa nama mereka sendiri, Nara menelusuri lorong-lorong bawah kota dan arsip terlarang yang dijaga Ordo Penjaga Waktu. Bersama Jati, penyelam arsip yang skeptis, dan Rhea, polisi muda yang berani, Nara memecahkan pola detik yang tersembunyi di balik gemerincing roda gigi. Mereka menemukan bahwa Monster Buta bukan hanya ancaman, melainkan cermin trauma kolektif kota. Untuk menghentikan siklus, Nara harus menuntun sang monster menuju fajar baru dengan taruhan berat: merelakan sebagian masa lalunya. Keputusan itu akan menentukan apakah kota bebas bergerak maju, atau selamanya terjebak dalam putaran yang sama.
Pilih chapter pada tabel di bawah untuk mulai membaca Komik Time of the Blind Beast.
Tidak ada chapter yang cocok.
Di sebuah kota yang jam menaranya berdetak tak wajar, hari-hari sering terulang seperti rekaman yang macet. Nara, magang pembuat jam, menyadari kakaknya menghilang di sela lipatan waktu yang ganjil. Jejak terakhirnya adalah cetak biru beraksara braille yang menyiratkan keberadaan Monster Buta, makhluk kuno yang memakan memori untuk menjaga keseimbangan waktu. Saat penduduk mulai lupa nama mereka sendiri, Nara menelusuri lorong-lorong bawah kota dan arsip terlarang yang dijaga Ordo Penjaga Waktu. Bersama Jati, penyelam arsip yang skeptis, dan Rhea, polisi muda yang berani, Nara memecahkan pola detik yang tersembunyi di balik gemerincing roda gigi. Mereka menemukan bahwa Monster Buta bukan hanya ancaman, melainkan cermin trauma kolektif kota. Untuk menghentikan siklus, Nara harus menuntun sang monster menuju fajar baru dengan taruhan berat: merelakan sebagian masa lalunya. Keputusan itu akan menentukan apakah kota bebas bergerak maju, atau selamanya terjebak dalam putaran yang sama.